Sabtu, 28 Mei 2016

Muhammadiyah Menetapkan Puasa Jatuh di Tanggal 6 juni 2016

Atas berita yg di keluarkan pimpinan Pusat Muhammadiyah yg berbasis pada Hisab Hakiki Wujudul Hilal, Muhamadiyyah rampung melakukan kepastian awal puasa & hari raya lebaran idul fitri 1437 hijriah yang akan datang, sebaliknya pemerintah Republic of Indonesia bersama kementrian agama baru berkenan meneguhkan sesudah sidang isbat tgl 5 Juni 2016


Muhammadiyah rampung memastikan Tgl 1 Ramadhan jatuh dihari Rabu tgl 6 Juni 2016, sementara itu 1 syawal alias musim akbar lebaran idul fitri jatuh di hari rabu tgl 6 juli 2016

Pemimpin Islamic sains reseach network ISRN Uhamka Prof. Tono Saksono mengetahui kalau dasar pemerintah berdasar kpd IMKANUR RUKYAT MABIMS (IR-2-3-8) atau brunei, malaysia & singapura barangkali awal Romadhon tahun ini akan bersama kian luas lagi utk menyelaraskan kalender islam yg berlambang global saat ini tengah di bahas dinegara Turki dgn berdasar akan Hilal tdk secara lokal artinya didaerah manapun yg sdh dapat melihat hilal kelak berlaku utk tempat lainnya dlm kepastian awal bulan kalender Hijriah

"Jadi, andaikan sdh tertangkap Hilal dimanapun di belahan bumi ini, itu berarti sdh jatuh jadi artinya tdk harus nunggu Hilal itu muncul secara Lokal" Kata Prof. Tono saksono

Prof. Tono saksono bercakap pentingnya  penyamaan jadwal Hijriah terjalin juga pada daya kerugian Zakat Maal dlm 500 thn hingga 5 triliun US Dollar. Hal ini andaikan di hitung pengecilan 11 hari dlm kalender islam dgn  kalender masehi pada tiap tahunnya.

Baca Juga: Menyambut Ramadhan Harga Bahan Pokok Perlahan-Lahan Melonjak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar