Sabtu, 28 Mei 2016

Dokter Hewan Ini Tewas Diinjak Gajah

Penguburan Esti Oktafia dokter satwa yg tewas karena diinjak gajah diwaduk gajah mungkur Wonogiri Jawa tengah diwarnai tangisan panik, lebih lagi adik korban pernah jatuh pingsan dari tidak kuasanya mencegah kesedihan, momen bahagia korban padahal rencananya bakal menikah di bln Oktober yang akan datang.


Aungan histeris mendadak memecah keheningan duka, rasa kelenyapan yg amat besar membuatnya tidak kuasa membendung emosi. Kerabat yg sudah dulu datang dirumah duka dikecamatan bulu kerto Wonogiri Jawa tengah berjuang menenangkan. Akan tetapi dukacita yg amat dlm dokter hewan Oktafia Estiwarahao Sari kakak kandungnya balik dlm kondisi tiada nyawa. Kedua orang tua Esti Sundari & Marmanto yg usai tenang kembali diselimuti rasa kesedihan menyadari jerit tangis ini, kerabat tidak ada dugaan dokter satwa muda yg terencana berumah tangga di bulan Oktober yang akan datang tewas diwaduk gajah mungkur kerena diinjak gajah asuhnya sendiri. Mulanya gajah laki-laki yg diberi nama Panam itu anteng manakala diajak jalan-jalan dengan korban & seorang pawang. Tetapi tiba-tiba gajah pemberian dari BKSDA bulan April lalu ini ngamuk & nginjak korban yg jatuh pada saat ingin menyelamatkan diri.

"Kalau menurut kisah dari pawangnya mba Fia memeriksa kemudian gajahnya ngamuk selepas itu pawangnya bilang lari, waktu lari kabarnya terjatuh kemudian diseruduk lalu diinjak-injak. Seingat aku mbak Fia ini sdh cukup lama menjadi dokter hewan tetapi pindah ke Wonogirinya baru aja" cakap Doni Santika dari kerabat korban.

Selepas disemayamkan lebih dari lima jam, fisik dokter satwa diwaduk gajah mungkur akhirnya dibawa ketempat penguburan utk dikebumikan. Resi lagi-lagi bergaung memandang jasad kakaknya dimasukan ke dalam lubang kubur.

Esti merupakan dokter muda berumur 24 thn dgn status dokter kontrak diobjek pariwisata waduk gajah mungkur wonogiri. Ia sebetulnya sdh lumayan dekat dgn gajah yg menginjaknya tak tau kenapa pada pagi hari yg buram itu Panam gajah dgn berat 5,5 ton bisa ngamuk. Kejadian memilukan ini membuat luka lebam pada bagian tulang rusuk & perut Esti, tubrukan dikepala juga mengakibatkan korban memperoleh pendarahan.

Korban sdh tak bernyawa sedari pergi menuju rumah sakit dampak hantaman keras & luka patah disekujur tubuh, yg diduga melesap masuk organ dlm & jantung yg mengakibatkan korban tdk terselamatkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar